Untuk apa tes sidik jari ini
Situs web bisa mengenali browser tanpa cookie dengan mengukur detail kecil: cara browser menggambar teks dan bentuk di canvas, kartu grafis yang dilaporkan WebGL, cara pemrosesan audio membulatkan suara, font apa saja yang terpasang, serta layar, zona waktu, dan bahasanya. Semuanya bersama membentuk sidik jari browser. Tes ini melakukan pengukuran yang sama di browser Anda dan menampilkannya beserta sidik jari gabungan, agar Anda melihat apa yang terbuka dan apakah browser melindungi Anda dengan menambahkan derau. Tidak ada yang dikirim ke kami.
Pertanyaan umum
Bisakah saya mencegah sidik jari browser?
Anda bisa membuatnya jauh lebih sulit. Gunakan browser dengan perlindungan sidik jari, seperti Brave, Firefox dengan perlindungan pelacakan ketat, Safari, atau Tor Browser, dan hindari memasang font serta ekstensi yang tidak umum. Memblokir skrip pelacak yang dikenal juga mencegah banyak skrip sidik jari berjalan.
Apakah VPN atau mode penyamaran mencegah sidik jari?
Tidak. VPN mengubah alamat IP Anda dan mode penyamaran menghapus cookie saat jendela ditutup, tetapi browser Anda tetap menggambar, memproses, dan melaporkan fontnya dengan cara yang sama, jadi sidik jarinya tetap sama.
Apakah sidik jari browser boleh dipakai?
Regulator di Eropa memperlakukan pembacaan informasi dari perangkat Anda seperti cookie, sehingga pelacakan dengan sidik jari di sana umumnya memerlukan persetujuan Anda. Di Indonesia, UU Pelindungan Data Pribadi juga melindungi data yang bisa mengenali seseorang. Teknik ini juga dipakai untuk mencegah penipuan, misalnya untuk mengenali akun curian yang dipakai dari perangkat baru.